Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dan memperluas wawasan mengenai dunia industri, SatyaDiLab menyelenggarakan kegiatan Industrial Visit dan Edu Trip ke PT Indonesia Asahan Aluminium (PT INALUM) dan Dogypark Indrapura pada 9 Juni 2026.

Kegiatan ini diprakarsai oleh SatyaDiLab bekerja sama dengan PT INALUM sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal secara langsung praktik kerja dan perkembangan teknologi di dunia industri.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengunjungi fasilitas operasional PT INALUM serta mempelajari berbagai proses bisnis, teknologi, dan sistem yang digunakan dalam mendukung kegiatan industri modern. Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana teknologi informasi, sistem komputer, dan digitalisasi berperan dalam mendukung efisiensi dan produktivitas perusahaan.

Selain itu, kegiatan Edu Trip ke Dogypark Indrapura juga menjadi sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman interaktif serta memperkuat kebersamaan dan kolaborasi antar mahasiswa.

Kepala SatyaDiLab, Asha Sembiring, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang penting bagi mahasiswa.

“Melalui Industrial Visit ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai dunia kerja dan industri, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi diterapkan untuk mendukung proses bisnis dan operasional perusahaan. Pengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Siti Sarah Harahap, S.Kom., M.Kom., menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“Kegiatan seperti ini menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia industri. Mahasiswa dapat memahami kebutuhan industri secara nyata sehingga mampu mengembangkan keterampilan yang relevan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing yang tinggi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Industrial Visit dan Edu Trip ini, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi talenta digital yang unggul dan siap berkontribusi di dunia industri.

Universitas Satya Terra Bhinneka melalui Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer serta SatyaDiLab akan terus menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang mendukung mahasiswa dalam menghadapi transformasi teknologi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.